Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pake lagi kamera analog yuk, !

Konten [Tampil]
Setelah lama tidak memegang kamera, tangannya saya akhirnya rindu untuk menjamah mereka. Ada dua kamera yang saya miliki dengan type yang berbeda. Kamera pertama yakni kamera analog FujiFilm yang dimiliki sejak masa SMP dan sampai sekarang masih berfungsi dengan baik. Dan kamera kedua, dimiliki atas kebaikan ibu saya yakni kamera dslr Canon EOS 1100 D.
Berikut spesifikasi dari 2 kamera tersebut

Kamera Analog
Nama : Fujifilm Xpose
Ukuran : 11cm x 7 cm
Film : Klise 135 mm
Warna : Silver

Kamera Digital Dslr Canon Eos 1100D
Nama : Kamera Canon Eos 1100D
Ukuran : 12.99x 9.97 x 7.79 cm
Warna : Hitam
Berat (kg) : 3

Itulah sedikit tentang spesifikasi dari 2 kamera tersebut, tentunya jika melihat dari spesifikasi yang bisa kamu temui di internet, kamera canon lebih menang banyak dibanding dengan kamera analog fujifilm. Hanya tidak ada salahnya buat kalian yang masih mempunyai kamera analog untuk kembali menggunakan kameramu. Karena kalau saya sendiri merasa rindu untuk mencoba sesuatu yang manual, secara kalau kamera analog kan apa-apa ga seinstan kamera digital.

Dan tiap kali mau motret pake kamera analog harus benar-benar di pikirkan tentang hasilnya. Terlebih karena hasil dari kamera analog tidak bisa di prediksi dan keterbatasan film yang hanya bisa memotret maksimali 36 shot aja.
Tapi, meski begitu ada beberapa keunggulan dari kamera analog, yaitu  :

  • Harus lebih memerhatikan tentang cahaya, flash dan juga model subjek yang di photo. 
  • Resolusi gambar dari kamera analog yang sudah di cetak akan menghasilkan gambar yang bisa bertahan lama di banding hasil kamera digital, karena proses pencetakan dari kamera analog yang ga mudah. 
  • Menghasilkan gambar dengan cahaya yang lebih tajam dalam hal ini apa adanya. 
  • Lebih menegangkan ketika menunggu hasil cetaknya. Karena banyak kejutan yang ga di sangka. Kalau ngasal ngambil gambar, maka hasilnya pun akan buruk. 
  • Menuntut kreativitas,insting dan efesiensi pemotret, karena dengan slot memory yang terbatas mewajibkan pemotret memiliki banyak pengalaman dalam photography sehingga tidak banyak hasil yang jelek.
  • Tidak perlu takut kehabisan batrei, karena menggunakan batrei ABC A4 yang banyak di jual di warung. 
  • Kamera lebih ringan di bawa kemanapun.
  • Bahan dari kamera analog lebih tahan lama dan beberapa kamera analog anti jamur sehingga tidak memerlukan perawatan khusus. 
  • Antiq. 
Hanya saja kerinduan saya untuk bisa melatih skill dalam menggunakan kamera analog ini terhambat dengan keberadaan film (klise) yang terbatas bahkan sangat jarang sekali toko kamera menjual film di pasaran. Kalau ada pun harganya mungkin sekitar 50 ribuan itu pun harus lewat online. Dan proses pencetakan kamera analog yang tidak mudah, harus menggunakan bahan kimia dan alat-alat yang di perlukan.

Meski dengan keterbatasan kamera analog tersebut, semakin membuat penasaran untuk mencoba bahkan mengenalkan kamera ini kepada generasi kecil sekarang ini. Karena yang mereka tau jenis kamera hanya 3 mungkin, kamera digital pocket, kamera dslr dan kamera hape. 
Jadi, tunggu apa lagi use your old camera and show your skill. ;)

Posting Komentar

0 Komentar

Cari artikel di blog ini