Header Ads Widget

Ticker

6/recent/ticker-posts

Review Trip Green Canyon Pangandaran

Konten [Tampil]
Sumber pribadi: Body rafting Green Canyon Citumang

Wisata body rafting Green Canyon Citumang Pangandaran jadi salah satu alternatif lengkap bagi kamu yang ingin melihat pantai sekaligus merasakan jernihnya air.

Mungkin bagi sebagian orang, wisata Green Canyon Citumang ini terdengar asing ya. Tapi yakinlah ini adalah salah satu rekomendasi tempat wisata terbaik yang bisa kamu capai. 

Nah, jadi pada ulasan review kali ini aku ingin membahas pengalamanku yang sempat melakukan trip ke Green Canyon Citumang Pangandaran pada 2018 lalu. 

Pada saat itu, kebetulan aku mendapatkan trip ini melalui jasa open trip di salah satu Instagram. Untuk harganya sendiri sih terjangkau menengahlah sekitar Rp 650 ribu per orang pada saat itu.

Harga ini sebanding dengan fasilitas kendaraan berupa bis dengan kapasitas sekitar 60 orang, penginapan AC dan WC di dalam, 2 bed king size, makanan seafood enak, dan akomodasi lainnya seperti perahu, life jacket dan lain-lain. 

Dalam trip ke Green Canyon ini, membutuhkan waktu sekitar 3 hari di mana pada malam hari pertama merupakan awal dari perjalanan kami. 

Ya, jadi kami rombongan wisatawan mulai berangkat malam hari dari gedung TVRI Jakarta Selatan menuju ke Pangandaran pada hari Jumat malam. Membutuhkan waktu sekitar 6-8 jam perjalanan dari Jakarta untuk sampai ke wilayah Pangandaran. 
Baca juga: Trip Berkeliling di Rangkasbitung Museum Multatuli & Masjid Al Araf
Adapun tujuan trip gak cuma akan mengunjungi Green Canyon saja. Melainkan juga tempat lainnya seperti:
  • Wisata pantai Pangandaran
  • Body rafting Citumang
  • Pantai Batu Hiu
  • Body rafting Green Canyon Cukang Taneuh
Tapi memang beberapa tempat seperti Pantai Pangandaran dan Pantai Batu Hiu ini masuk ke dalam daftar trip yang dilewati ya. Jadi sekalian lewat ke inti tripnya yakni Green Canyon tersebut.

Nah, kami sampai di wilayah Pangandaran itu sekitar jam 8 pagi setelah itu kami melanjutkan sarapan di salah satu restoran yang sudah disediakan oleh event. 

Kemudian kamipun di sana bersih-bersih badan dan mengganti pakaian untuk kami gunakan body rafting di trip pertama yakni body rafting Green Canyon Cukang Taneuh. 

Menariknya nih sebelum sampai ke Cukang Taneuh tersebut kami harus menaiki dulu perahu ke areal dalam sungai yang panjang dan bersih banget airnya. 

Sumber: Pribadi- Perjalanan menuju kawasan Green Canyo Citumang

Untuk ongkos dari perahu ini sudah termasuk dalam biaya trip ya. Tapi jika memang ingin memberi trip juga gak apa-apa. Di aliran sungai ini airnya jernih banget ditambah pepohanan di sisi sungai juga menambah rimbun dan hijau mata ini. 

Betapa bersyukurnya kami saat itu bahwa, kami datang di musim kemarau yang mana air di sungai itu terlihat sangat hijau dan jernih. Sebaliknya kalau di masa hujan air sungai biasanya berwarna coklat keruh. 

Jadi, bulan-bulang kemarau memang jadi pilihan trip terbaik untuk ke Green Canyon ya. 
Gak lama sekitar 30 menitan menyusuri sungai, sampailah kami di trip inti Green Canyon Cukang Taneuh Pangandaran.

Saat itu aku benar-benar takjub, Subhanallah sebab baru kali ini aku melihat barisan batu tebing besar-besar yang indah dan menyejukkan mata ditambah aliran air di bawahnya begitu jernih. Meski aku harus hati-hati melewati arus air dan bebatuan yang licin. 

Sumber: Pribadi- Green Canyon Cukang Taneuh 
Jadi untuk menyusuri tebing tersebut kami memegang  tali yang telah disediakan agar arus sungai tidak menghanyutkan kami. Untungnya kami juga ditemani dengan guide khusus yang akan membantu kami saat itu. 

Sumber; Pribadi ditengah-tengah trip di Green Canyon Cukang Taneuh
Di Cukang Taneuh ini adrenalin kami melawan air benar-benar diuji. Karena arusnya cukup besar ditambah bebatuan yang licin, dimana kalau kami gak hati-hati bisa jadi kepala kami jadi penyok atau bagian tubuh lain terluka. 

Beberapa guide juga memperbolehkan kami untuk terjun dari dinding-dinding bebatuan itu. Tapi kebetulan aku gak berani. wkwkwk 

Setelah puas bermain air sekitar 2- 3 jam an kami pun diintrusikan kembali ke bus untuk menuju ke penginapan. Dimana tempat penginapannya saat itu berada di Pantai Pangandaran di area losmen murah milik penduduk sana.  

Sumber pribadi: Di areal Green Canyon Cukang Taneuh

Dari sana kami mulai beristirahat di losmen itu. Kebetulan 1 kamar diisi oleh 4 orang dengan fasilitas bed berukuan king size masing-masing 1 king size untuk 2 orang dan itu menerutku cukup. 

Pada sore harinya hingga malam, kami bisa beristirahat sambil jalan-jalan di sekitar pantai Pangandaran yang masih belum begitu ramai. 

Hal inilah yang membuat aku betah trip di sana, sebab tempat wisata yang dikunjungi tidak begitu sesak oleh pengunjung. 

Ada baiknya nih kalau memang mau jalan-jalan di areal pantai kamu bisa menyewa sepada. Harganya sendiri aku lupa berapa, tapi yang pasti gak begitu mahal. 

Di hari ketiga kami menuju ke trip Green Canyon Citumang yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. 

Untuk menuju ke sana sedari penginapan kami mulai naik bus kemudian di pertengahan jalan kami dipindahkan ke mobil bak terbuka karena jalannya terlalu kecil untuk dilewati oleh bus. 

Sepanjang perjalanan ke Citumang itu, deretan sawah dan kebun jagung berbaris begitu rapi makin menambah vitamin mata. Udara di sana begitu segar karena kan trafik kendaraan juga gak sebanyak di Jakarta ya. 
Baca juga: Makanan Khas Dieng Wonosobo
Gak lama kami pun sampai di Green Canyon Citumang. Awalnya aku kira akan sama penampakan tempatnya seperti di Cukang Taneuh kemarin, ternyata berbeda. Di Citumang ini lebih mudah tapi juga masih sangat hijau, jernih dan terawat. 

Ibaratnya nih, Citumang adalah wisata air yang luas dan alami yang diberikan semesta pada masyarakat Pangandaran. Tempatnya benar-benar indah. 

Sumber: Pribadi - Sebelum body rafting kami membersihkan kaki dulu di kolam


Sumber : Pribadi -Green Canyon Citumang

Sumber: Pribadi - Green Canyon Citumang Pangandaran


Sumber pribadi- Green Canyon Citumang Pangandaran

Sumber Pribadi- Green Canyon Citumang Pangandaran


Sumber pribadi - Green Canyon Citumang Pangandaran

Sumber pribadi Green Canyon Citumang Pangandaran

Bila kamu melihat dari foto-foto diatas, jadi permainan air antara Cukang Taneuh dan Citumang itu lebih banyak di Citumang. Ada kolam ikan, ada gua juga yang mana guide akan menyuruhmu untuk berenang ke gua itu. 

Di Citumang ini lebih seru tempatnya menurutku, airnya juga jernih tidak seberbahaya di areal Cukang Taneuh. Hanya memang diujung kolam sana, itu cukup dalam banget airnya. 

Jadi perlengkapan life jacket sangat diperlukan.
Baca juga: Sunrise Terindah di Indonesia -Dieng Wonosobo
Barulah menjelang sore hari kami pulang dari sana menuju ke Jakarta. Namun sebelum meninggalkan Pangandaran kami mampir terlebih dahulu ke Pantai Batu Hiu yang konon katanya mirip Tanah Lot Bali. 

Sumber pribadi: Pantai Batu Hiu Pangandaran


Sumber pribadi: Pantai Batu Hiu Pangandaran

Di Pantai Batu Hiu ini kami hanya berfoto-foto saja lantaran arusnya begitu besar ya, seperti terlihat di fotoku. Meski begitu ternyata pantai ini sangat indah ya dengan deretan pepohanan lautanya yang mempesona. 

Intinya aku sangat senang dan puas bisa trip ke Green Canyon Pangandaran dan bila ada waktu dan kesempatan lagi aku gak akan nolak untuk ke sana sekian kalinya. 

Bila kamu ingin tahu lebih banyak tentang trip Green Canyon ini, kunjungi video berikut ya.

Posting Komentar

0 Komentar

Cari artikel di blog ini